Visi-Misi Harus Konsisten, Kepala LAPAN: Modalnya Integritas
By admin, 12 Feb 2020
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin meminta seluruh pegawai Pusat Teknologi Satelit untuk menjalankan visi-misi LAPAN secara konsisten. Agar dapat terwujud, modal utama yang diperlukan adalah integritas.

“LAPAN mempunyai visi menjadi Penggerak Sektor - Sektor Pembangunan Nasional Berbasis IPTEK Penerbangan dan Antariksa. Visi ini merupakan turunan dari visinya Presiden sehingga implementasinya perlu dijalankan secara konsisten agar bisa terwujud. Modal dasar agar bisa konsisten ini adalah integritas,” ujar Kepala LAPAN dalam acara Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun 2020-2024 di Pusat Teknologi Satelit Jalan Cagak Satelit No 8 KM 0,4 Ranca Bungur, Bogor, Rabu 12 Februari 2020.

Thomas menjelaskan, integritas ini merupakan salah satu dari lima nilai-nilai LAPAN. Adapun nilai lainnya yaitu berorientasi pada pengguna layanan. Artinya, setiap penelitian dan pengembangan yang dilakukan harus berdasarkan pada kebutuhan pengguna.

“Jadi selain kompetensi sumber daya manusianya, kita juga perlu memberikan layanan yang optimal yang berdampak pada pembangunan nasional,” terangnya.

Thomas menyampakan, nilai yang lainnya adalah akuntabel. Itu berarti segala sesuatu yang dikerjakan harus dapat dipertanggungjawabkan. Produk yang dihasilkan juga harus inovatif dan kolaboratif sehingga dapat menghasilkan manfaat yang lebih banyak.

“LAPAN saat ini dituntut untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik sesama instansi pemerintah maupun swasta. Bahkan kita didorong untuk memicu pertumbuhan industri keantariksaan melalui kolaborasi. Arahnya kesitu. Harapannya teknologi yang LAPAN kembangkan bisa diiringi dengan meningkatnya industri-industri pembuat komponen satelit, roket dan pesawat,” tuturnya.

Guna menyamakan visi ini, Kepala LAPAN sengaja berkeliling ke setiap satuan kerja agar Renstra LAPAN Tahun 2020-2024 dapat tersampaikan kepada seluruh pegawai. “Saya ingin Renstra ini diketahui semua pegawai, mulai dari teknis hingga administrasi,” tutupnya.