Diundang dalam Acara OLA, Pusteksat Ceritakan Satelit Buatan Indonesia
By admin, 05 Oct 2019
Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) diundang oleh SMAN 5 Bogor dalam kegiatan Observasi Luar Angkasa (OLA) yang digelar di SMAN 5 Bogor Jalan Manunggal No. 22 Kota Bogor, Sabtu 5 Oktober 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 siswa dari berbagai sekolah.

Dalam acara ini Pusteksat memberikan pemaparan materi tentang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) serta satelit yang dikembangkan oleh Pusteksat. Materi tersebut dipaparkan oleh Peneliti Pusteksat, Agus Herawan.

“LAPAN itu berdiri pada 27 November 1963. Punya empat kompetensi utama atau bidang, yaitu Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Bidang Penginderaan Jauh, Bidang Sain Antariksa dan Atmosfer serta Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa. LAPAN tersebar di beberapa provinsi di Indonesia,” tutur Agus.

Pusteksat, lanjutnya, memiliki tugas membuat satelit buatan yang tujuannya untuk melakukan pemantauan bumi, monitoring posisi kapal, serta komunikasi kebencanaan.

“Satelit alami itu bulan, sementara satelit buatan itu seperti satelitnya Pusteksat yaitu LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat, LAPAN-A2/LAPAN-ORARI dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB. Masing-masing satelit memiliki misi. Orbitnya pun berbeda, ada yang polar dan ada juga yang ekuatorial,” sambungnya.

Setelah menyampaikan materi, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa sangat antusias bertanya tentang satelit dan antariksa. Mereka juga berkeinginan mengunjungi kantor Pusteksat untuk melihat secara langsung fasilitas-fasilitas yang digunakan dalam mengembangkan teknologi satelit.