Berita

Layanan Teknologi


The 6 th LISat Symposium 2019 Resmi Dibuka
Penulis Berita : Desy • Fotografer : edrbgr • 17 Sep 2019 • Dibaca : 295 x ,

The 6 th LISat Symposium on LAPAN IPB Satellite yang digelar di IPB International Convention Center, Bogor, Selasa 17 September 2019 resmi dibuka. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Pusat Penelitian Linkungan Hidup IPB, Hefni Effendi mewakili Rektor IPB.

Hadir pula dalam acara tersebut Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin; Ketua Pelaksana The 6 th LISat Symposium on LAPAN IPB Satellite,  Yudi Setiawan; Kepala Pusat Teknologi Satelit, Mujtahid; Kepala Bidang Diseminasi Pusteksat, Wahudi Hasbi yang juga menjadi moderator simposium, para pembicara, peserta serta tamu undangan.

Dalam sambutanya Henif menyampaikan, kegiatan simposium ini menjadi ajang rutin untuk berbagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman.Bukan hanya lintas lembaga, tapi lintas negara.

"Harapannya LISat tetap ada sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman serta kemampuan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala LAPAN memberikan penjelasan tentang program LAPAN khususnya satelit hingga 2040. Prioritas utamanya yaitu meluncurkan satelit LAPAN-A4 serta pembangunan bandar antariksa di Biak, Papua.

"Kita punya waktu 25 tahun untuk melaksanakan masterplan, yaitu space launching dan space port," tutur Thomas.

Dijelaskannya, LAPAN telah mengirimkan empat teknisi ke TU Berlin, Jerman untuk belajar membangun satelit yang diluncurkan 2007 silam. Namanya LAPAN-A1/LAPAN-TUBSat dengan muatan kamera dan video untuk eksperimen. Kemudian di tahun 2015 LAPAN meluncukan LAPAN A-2/LAPAN-ORARI dengan muatan Automatic Identification System (AIS), spacecam, voice repeater dan APRS.

"Setahun berselang yaitu 2016 kita meluncurkan LAPAN-A3/LAPAN-IPB dengan muatan yang hampir sama yaitu AIS,spacecam, LISA, dan magnetometer. Satelit ini menghasilkan banyak data yang bisa digunakan untuk keperluan penelitian, salah satunya dilakukan IPB. Data satelit digunakan untuk ketahanan pangan dan pemantauan lingkungan," tukasnya.

Satelit LAPAN juga digunakan untuk keamanan maritim. Ke depan LAPAN akan membuat satelit komunikasi konstelasi orbit rendah untuk mencakup seluruh wilayah Indonesia.

"Dengan 9 satelit kita bisa memantau Indonesia," tutupnya.



The 6 th LISat Symposium on LAPAN IPB Satellite digelar pada 17-18 September 2019 di IPB International Convention Center. Total ada 132 abstrak yang diterima melalui hasil seleksi. Abstrak tersebut dibagi menjadi dua kategori yaitu poster dan oral.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL