Berita

Layanan Teknologi


Pusteksat Siap Kembangkan Satelit Komunikasi untuk Mitigasi Bencana
Penulis Berita : Desy • Fotografer : edrbgr • 06 Mar 2019 • Dibaca : 5099 x ,

Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) telah diamanatkan untuk mengembangkan satelit komunikasi dan satelit navigasi. Melihat urgensi saat ini, Pusteksat memilih mengembangkan satelit komunikasi untuk mitigasi bencana sebagai prioritas rencana kerjanya. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan Tahun 2016-2040.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Teknologi Satelit, Mujtahid saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di gedung Auditorium Pusteksat, Jalan Cagak Satelit No 8 KM 04 Rancabungur, Bogor, Rabu 6 Maret 2019.

“Satelit navigasi masih agak jauh, tetapi satelit komunikasi sudah mulai kita persiapkan di tahun ini,” tuturnya.

Mujtahid menjelaskan, sejumlah kementerian/lembaga sengaja diundang dalam FGD ini untuk mengidentifikasi kebutuhan komunikasi satelit, mulai dari misi hingga muatan yang akan diintegrasikan. Misalnya kebutuhan sensor pasang surut air laut, sensor seismograf dan sebagainya.

“Kita ingin menampung berbagai macam kebutuhan sensor untuk menjadi muatan di satelit A5,” terangnya.



Diakuinya, rencana pengembangan satelit komunikasi tersebut sudah ditawarkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Jumlah satelit komunikasi yang diusulkan sebanyak 9 unit.

“Terkait pembiayaan, kemungkinan besar kita akan bekerjasama dengan Jepang karena biaya untuk pembuatan satelit ini tidak murah,” ungkap Kapusteksat.

Mujtahid menegaskan, pihaknya ingin membangun Pusteksat sebagai industri teknologi satelit dalam negeri, sebab kebutuhan satelit di Indonesia akan terus bertambah. “Untuk itu saya berharap ada FGD-FGD lanjutan maupun kerjasama yang mendukung rencana tersebut,” tambahnya.

Apabila satelit komunikasi ini berhasil dibangun dan diluncurkan, lanjut Mujtahid, tidak menutup kemungkinan Pusteksat akan mengembangkan satelit navigasi. Hal ini sesuai dengan Rencana dan Strategi (Renstra) Tahun 2020-2024, yaitu menjadi penggerak industri penerbangan dan antariksa berbasis litbang yang unggul.

“Ke depan kita akan kembangkan satelit navigasi,” tukasnya.



Turut hadir dalam FGD tersebut Kepala Program dan Fasilitas Pusteksat, Abdul Karim dan Kepala Diseminasi Pusteksat, Wahyudi Hasbi. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para peneliti dan perekayasa Pusteksat.

Adapun peserta lain dari berbagai kementerian/lembaga yang turut hadir diantaranya sebagai berikut:
1. Perwakilan Operasi Laut Badan Keamanan Laut (Bakamla);
2. Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK);
3. Pemantau dan Operasi Armada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),
4. Pusat Instrumentasi, Kalibrasi dan Rekayasa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG);
5. Pusat Vulkanologi dan Mitgasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PVMBG Kementerian ESDM);
6. Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT);
7. Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB);
8. Penataan Sumberdaya Kementerian Komunikasi dan Informatika;
9. Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI);
10. PT Telkomsat;
11. PT Inti;
12. Pusat Inovasi dan Standar Penerbangan dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN);
13. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Penerbangan dan Antariksa LAPAN;

Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL