Berita

Layanan Teknologi


Kunjungan SMPIT Insantama Leuwiliang ke Pusteksat
Penulis Berita : Tim Web Pusteksat • Fotografer : edrbgr • 24 Aug 2018 • Dibaca : 153 x ,

Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) LAPAN ikut berpartisipasi dalam memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif khususnya di bidang satelit dalam proses pembelajaran di luar sekolah. Wujud partisipasi tersebut terlihat dari diterimanya kunjungan bagi pelajar, mahasiswa, atau masyarakat umum yang ingin memperoleh pengetahuan lebih dalam mengenai teknologi satelit.

Kamis (16/08), Pusteksat LAPAN menerima kunjungan dari SMPIT Insantama Leuwiliang sebanyak 46 siswa beserta 6 guru pendamping. Kunjungan kali ini terasa berbeda bagi Pusteksat LAPAN dikarenakan peserta yang hadir sangat luar biasa. Menyusuri berbagai lokasi berjarak ±12 km dengan berjalan kaki dan bekal yang ditentukan jenisnya serta terbatas jumlahnya, harus mereka lewati sebagai tantangan untuk datang ke kantor Pusteksat LAPAN. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpianan (LDK) yang rutin dilakukan SMPIT Insantama Leuwiliang. 

Tiba pukul 11.00 WIB, para siswa mulai memenuhi kursi yang disediakan di Ruang Serbaguna Pusteksat LAPAN. Raut lelah tak pelak muncul di wajah mereka, namun antusias untuk mengeksplore pengetahuan tak terbendung. Kepala Subbagian Keuangan dan BMN, Rinto Andri Wiendiarto, S.T., membuka kegiatan tersebut dengan menyapa para siswa,”Bagaimana kabar adik-adik hari ini?” seru beliau, serentak dan penuh semnagat para siswa menjawab, “Alhamdulillah, Luar biasa, Allahu Akbar, Yes!!”. Beliau menyatakan kekagumannya dengan kegiatan LDK ini yang ditempuh dengan berjalan kaki, yang dilanjutkan dengan presentasi singkat mengenai pengenalan lembaga LAPAN oleh beliau.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah Yoga yang berterimakasih dan mengapresiasi kesediaan dan pelayanan yang diberikan, serta menjelaskan teknis dan tujuan dari kegiatan LDK ini, “Kegiatan ini diantaranya bertujuan untuk menghilangkan rantai gajah/belenggu dalam diri siswa. Dalam makna lain menghilangkan mental blocking, merasa tidak bisa dan tidak akan bisa. Juga untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, daya tahan fisik juga mental, serta melatih managerial skill dalam hal pengaturan konsumsi perbekalan selama diperjalanan agar tidak habis sebelum sampai tujuan” papar beliau.

Memasuki kegiatan inti para siswa mulai mengeluarkan perlengkapan tulis untuk mencatat materi yang disampaikan. Peneliti Muda Pusteksat LAPAN, Hasan Mayditia, S.Si., M.T., mulai memaparkan materi mengenai sejarah satelit, ruang lingkupnya, dan manfaat serta tujuan dari satelit. Setelah pemaparan usai, para siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seperti, “Apakah ada aturan jika ingin meluncurkan satelit?” sampai “Apakah ada kemungkinan satelit yang rusak setelah diluncurkan?”. “Apakah satelit yang rusak dapat jatuh ke Bumi?”.



Setelah pemamparan materi para siswa diajak berkunjung ke fasilitas yang dimiliki Pusteksat LAPAN, yaitu Workshop Satelit, AIT (Assembly, Integration, and Test), dan MCC (Mission Control Centre). Para siswa terkagum-kagum saat memasuki gedung MCC, karena di dalam gedung tersebut terdapat ruang kendali satelit, dan hal tersebut merupakan pengalaman baru dan pertama bagi mereka untuk melihat secara langsung dan mendengarkan penjelasan mengenai Tracking Satelit.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan pemberian cinderamata.




Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL