Berita

Layanan Teknologi


Kunjungan Mahasiswa Universitas Pelita Harapan ke Fasilitas Ground Station Rumpin untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Teknologi Satelit
Penulis Berita : Tim Web Pusteksat • Fotografer : Lia • 10 Mar 2018 • Dibaca : 540 x ,

Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) LAPAN memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi dan diseminasi hasil penelitian kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda agar dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman di bidang teknologi satelit guna meningkatkan daya saing bangsa. Sebagai bentuk edukasi dan diseminasi dimaksud, pada tanggal 8 Maret 2018, Peneliti Pusteksat LAPAN telah menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Pelita Harapan yang ingin meningkatkan pengetahuannya tentang teknologi satelit. Tepat pukul 15.00 WIB, para mahasiswa Universitas Pelita Harapan berkunjung ke Stasiun Bumi LAPAN Rumpin, yang merupakan salah satu Ground Station yang dimiliki oleh Pusteksat LAPAN. Sebanyak 55 mahasiswa dan dosen pembimbing diterima langsung oleh Peneliti Pertama Pusteksat, Sonny Dwi Harsono bersama staf Diseminasi.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Tracking Stasiun Bumi Rumpin tersebut diawali dengan pemaparan materi oleh Sonny Dwi Harsono. Beliau memaparkan tentang road map satelit LAPAN. Kemudian menjelaskan sejarah bagaimana LAPAN membangun satelitnya. Saat ini, LAPAN sudah mengorbitkan satelit sebanyak 3 buah yaitu satelit LAPAN-A1/LAPAN-TUBSat, Satelit LAPAN-A2/LAPAN–Orari dan Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB . Dimulai dengan satelit LAPAN-A1/LAPAN-TUBSat sebagai tonggak awal LAPAN membuat satelit yang sudah diluncurkan pada 2007, LAPAN-A2/LAPAN –Orari pada 2015, dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB pada 2016. Perbedaan dari ke tiga satelit tersebut adalah penempatan orbitnya, orbit ekuatorial untuk satelit LAPAN-A2/LAPAN –ORARI dan orbit Polar untuk satelit LAPAN-A1/LAPAN-TUBSat dan Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB, lalu masing-masing satelit mempunyai misi tertentu diantaranya mendeteksi kapal di lautan menggunakan AIS (Automatic Identification System), sensor LISA (Line Imager Satellite Application) yang berguna untuk melihat keadaan pertumbuhan tanaman, terutama tumbuhan pangan seperti padi dan lain sebagainya. Serta tak kalah penting adalah imager satelit yaitu space cam yang berguna untuk melihat rupa bumi.

Acara dilanjutkan dengan melihat fasilitas yang terdapat di ruang tracking satelit LAPAN, serta diperlihatkan video pembuatan satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI, Instalasi full motion antenna, Orbit satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB, serta diperlihatkan video pelepasan satelit ke orbit satu persatu. 

Selain pemaparan materi yang disampaikan, mahasiswa Universitas Pelita Harapan dan peneliti pertama Pusteksat LAPAN juga melakukan tanya jawab seputar teknologi satelit. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah apa yang harus dilakukan apabila satelit yang sudah mengorbit kemudian keluar dari orbitnya? Sonny menjelaskan bahwa satelit tersebut dapat kembali ke jalur orbitnya dengan menggunakan thruster, yaitu sebuah alat pendorong yang dipasang pada satelit dan dapat dikontrol dari bumi.


Dengan adanya kunjungan tersebut diharapkan para mahasiswa Universitas Pelita Harapan bisa menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang satelit, khususnya yang dikembangkan oleh Pusteksat-LAPAN dan kedepannya dapat memberikan kontribusi agar Indonesia dapat meningkatkan daya saing khususnya di bidang teknologi satelit. Acara diakhiri dengan foto bersama.




Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL