Berita

Layanan Teknologi


Studi Banding Ke Puslitkoka
Penulis Berita : Moedji Soedjarwo • Fotografer : • 22 May 2017 • Dibaca : 706 x ,

Sehubungan dengan telah ditetapkannya Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) LAPAN dalam Pembinaan Pusat Unggulan IPTEK (PUI) oleh Kementrian RISTEKDIKTI, maka selama tiga tahun kedepan diharapkan Pusteksat harus mampu merubah status dari pembinaan menjad ditetapkan sebagai Pusat unggulan IPTEK. Untuk mencapai target ditetapkan sebagai PUI maka diperlukan perencanaan strategi yang baik, kerja keras yang SMART dan langkah-langkah yang tepat serta diperlukan komitmen diantara Ketua, PIC, Koordinator, Sekretaris dan anggota tim PUI Pusteksat yang personilnya telah di SK_kan.

Selain hal tersebut diatas, untuk mencapai target ditetapkan sebagai PUI diperlukan juga belajar dari instansi atau kementrian / lembaga yang telah ditetapkan atau bahkan yang sudah menjadi STP (Science Technology Park) sebagai kajian. Oleh sebab itu pada tanggal 18 Mei 2017 tim PUI Pusteksat melakukan kunjungan ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) yang sudah menajdi STP, untuk belajar dan mengetahui tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Puslitkoka sampai berhasil menjadi STP.

Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dilakukannya kunjungan ke Puslitkoka adalah untuk studi banding bagaimana usaha yang dilakukan oleh Puslitkoka dalam mencapai Penetapan PUI bahkan menjadi STP


Sasaran
Sasaran dari kunjungan ke Puslitkoka antara lain :
  1. Mengetahui proses dan tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Puslitkoka mulai dari mencapai status ditetapkan sebagai PUI menjadi STP
  2. Mendapat masukan dari Puslitkoka untuk proses dan tahapan kegiatan yang harus dilakukan oleh Pusteksat dalam rangka mencapai target ditetapkan sebagai PUI
Sekilas Penjelasan Tentang Puslitkoka
Penjelasan tentang Puslitkoka disampiakan oleh Bapak Dr. Ir. Pujiyanto, M.Sc selaku manajer puncak CCSTP (Coffee and Cacao Science Technology Park) dan Ir. Agus Bud Santoso, MM selaku Manajer Eduwisata CCSTP. 


Dalam kesempatan tersebut Bapak Dr. Ir. Pujiyanto, M.Sc menjelaskan tentang Puslitkoka mulai dari :
  • Struktur Organisasi meliputi tugas pokok dan fungsi, visi dan misi serta rencana strategis Puslitkoka
  • Sumber daya manusia Puslitkoka
  • Sarana penelitian yang ada di Puslitkoka
Lebih jauh dijelaskan bahwa Puslitkoka Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan dibawah PTPN (Perseroan terbatas Perkebunan nasional) XII, Dimana ada 6 Pusat Penelitian dibawah PTPN XII tersebut yaitu :
  1. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
  2. Pusat Penelitian Gula
  3. Pusat Penelitian Karet
  4. Pusat Peneltiian Bioteknologi
  5. Pusat Penelitian Kelapa Sawit
  6. Pusat Penelitian Teh

Beberapa ringkasan terkait Puslitkoka adalah sebagai berikut :
  1. Kepegawaian Puslitkoka mengikuti BUMN perkebunan, sedikit berbeda dengan lembaga riset di kementrian/lembaga karena disetting untuk usaha;
  2. Hasil-hasil riset dinyatakan dalam produk dan jasa, dimana produk yang utama adalah bibit unggul;
  3. berbeda dengan peneltii yang ada di satker hasil yang utama bukanlah jurnal tetapi produk karena lembaga meembutuhkan pendanaan untuk menggaji pegawainya;
  4. Dari 6 kegiatan penelitian yang ada pendanaannya dilakukan subsidi silang artinya jika ada unit yang kekurangan pendanaan maka disubsidi oleh unit yang pendanaannya lebih;
  5. Puslitkoka pada tahun 2013 sudah langsung ditetapkan sebagai PUI;
  6. KNAPPP untuk akreditasinya paling banyak dan organisasinya sama dengan organisasi Puslitkoka;
  7. Paham tentang ISO;
  8. Telaten dan lain-lain;
  9. Kendala yang ada yakni personil ogah-ogahan, dikaitkan dengan konerja pegawai (reward /punishment) dan dibentuk tim SDM (para pejabat dan pakar) mengusulkan nilai ke manajer puncak.
Diskusi dan Masukkan dari Puslitkoka Terkait Langkah Menuju PUI
Setelah masing-masing instansi menjelaskan tentang hasil litbangnya, kemudian dilakukan diskusi tentang PUI dimana pertanyaan yang muncul dari pihak Tim PUI Pusteksat sesuai target dari kunjungan ini adalah langkah-langkah apa saja yang dilakukan Puslitkoka sampai ditetapkan seagai PUI dan bahkan sampai menjadi STP. hal ini kami tanyakan mengingat Pusteksat sekarang dalam Pembinaan PUI yang mempunyai target Ditetapkan sebagai PUI

Dari beberapa pertanyaan yang muncul dari Tim PUI Pusteksat dijawab secara gamblang oleh Bapak Dr. Ir. Pujiyanto, M.Sc yang merupakan salah satu peneliti di Puslitkoka Indonesia dengan bidang penelitian kia pangan. Beliau sudah bekerja selama 30 tahun, saat ini menjabat sebagai Dewan Pakar di Puslitkoka Indonesia dan sebagai manajer puncak CCSTP (Coffee and Cacao Science Technology Park

Berdasarkan hasil diskuis dengan Bapak Dr. Ir. Pujiyanto, M.Sc selaku manajer puncak CCSTP dan  Ir. Agus Bud Santoso, MM selaku Manajer Eduwisata CCSTP dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :
  1. Disarankan agar Pusteksat harus memahami cara untuk mendapatkan akreditasi (KNAPPP, ISO dan lainnya) dan telaten dalam menjalankan prosesnya;
  2. Struktur organisasi akreditasi (KNAPPP dan ISO) disesuaikan dengan struktur organisasi lembaga atau satuan kerja Pusteksat;
  3. Adanya komitmen dari manajemen puncak untuk mencapai atau mendapatkan akreditasi;
  4. Sekretariat KNAPPP di Puslitkoka Indonesia berada dibawah manajer mutu, untuk Pusteksat supaya disesuaikan;
  5. Penanggung jawab dokumen KNAPPP dan dokumen-dokumen lainnya harus ada;
  6. Adanya kompetensi terhadap personil;
  7. Manajemen puncak menyiapkan Tim Akreditasi KNAPPP, ISO dan lainnya.

Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL