Berita

Layanan Teknologi


Studi Ekskursi Mahasiswa STTA berkunjung ke Stasiun Bumi LAPAN Rumpin
Penulis Berita : Tim Web Pusteksat • Fotografer : • 23 May 2017 • Dibaca : 1424 x ,

Sebanyak 98 mahasiswa STTA ( Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto ) mengunjungi Stasiun Bumi LAPAN yang berada di Rumpin. Hal ini merupakan salah satu rangkaian acara studi ekskursi melihat secara langsung ke fasilitas-fasilitas yang berada di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, rabu 17 Mei 2017.

Dalam acara tersebut, Anshari Akbar, ST menjelaskan tentang peralatan apa saja yang berada di ruangan kendali satelit dan dilanjutkan dengan presentasi tentang hasil-hasil litbang Pusat Teknologi Satelit. "LAPAN saat ini daam pengembangan satelit eksperimen yang disebut A satellite series yang terdiri dari LAPAN-A1/LAPAN-TUBSAT, LAPAN-A2/LAPAN-Orari, LAPAN-A3/LAPAN-IPB, LAPAN-A4 dan LAPAN-A5. ketiga satelit dari lima satelit telah berada di orbit dan sudah mendapatkan data sesuai dengan misi yang diembannya, data AIS (Automatic Identification System) untuk melihat pergerakkan kapal di lautan, data LISA (Line Imager Satellite Application) untuk melihat perubahan-perubahan daun pada tumbuhan yang bisa digunakan untuk memprediksi hasil panen pangan nasional, data SpaceCam melihat perubahan rupa bumi dengan foto digital satelit, VR (Voice Repeater) dan APRS (Automatic Packet Reporting System) yang digunakan ORARI (Organisasi Radio Amatir Indonesia) berguna untuk mitigasi bencana apabila dalam suatu daerah tidak ada komunikasi yang memungkinkan "ujar Anshari Akbar.

Terlihat kagum dan tidak percaya ternyata Indonesia sudah bisa membuat satelit yang kegunaannnya bisa membantu orang banyak, kemudian salah satu mahasiswa menanyakan tentang harga pembuatan satelit, bagaimana peluncurannya sampai mengapa satelit bisa mengorbit?. "Biaya dalam pembuatan satelit berbeda-beda tergantung misi apa yang dibawanya/ Satelit LAPAN-A1/TUBSAT sekitar 35M, LAPAN-A2/ORARI sekitar 50M dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB sekitar 60M"ujar Anshari, dan untuk peluncurannya LAPAN masih menggunakan roket India yaitu PSLV (Polar Satellite Launch Vehicle) dengan cara piggyback . Kemudian Anshari menjelaskan orbit satelit LAPAN adalah orbit LEO (Low Earth Orbit) dengan tipe rotasi polar (dari kutub utara ke selatan) dan tipe ekuatorial yang bergerak dari arah barat ke timur dengan inclinasi sekiitar 6 derajat.

Diperlihatkan juga video-video mengani pembuatan satelit LAPAN-A2/LAPAN-Orari maupun satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB agar mudah dipahami dan dimengerti, ternyata teknologi antariksa bisa kita kuasai dengan tekad dan kemauan yang tinggi. Acara diakhiri dengan foto bersama


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur - Bogor Telp . 0251 8621667 Fax 0251-8623010


Flag Counter

© 2017 - PUSAT TEKNOLOGI SATELIT LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL